Tag Archive: oli

Oli Pelumas Memiliki Kode, Kenalilah!

oli pelumas

Pada zaman sekarang, Oli Pelumas sintetis sudah menjadi pilihan para pemilik mobil, dikarenakan banyak sekali varian yang cocok dengan mesin kendaraan kita dan sangat menguntungkan jika kita sudah mengetahui dan mengenal produk itu.

SAE-50
Menunjukkan oli pelumas tersebut memiliki tingkat kekentalan 50 berdasarkan standrar SAE. Jika Angka makin tinggi maka makin kental oli pelumas tersebut.

10W-50

Huruf W menunjukkan Winter Dengan aritu oli pelumas menmpunyai tingkat kekentalan SAE 10 ketika musim dingin dan ketika udara panas maka ia akan sama dengan SAE 50.

SAE20W-50
kode 20w menunjukkan oli pelumas ini dapat dipakai pada saat kondisi suhu dingin -10 c sampai dengan -15 c. oli pelumas jenis ini relative kurang efisien dalam pemakaian BBM namun dalam hal perlundungan usia mesin sangat lah baik.

SAE 15W-50
Menunjukkan oli pelumas ini dapat bertahan sampai dengan kondisi suhu -15 c sampai dengan -20 c. Jenis oli ini hampir sama dengan jenis oli 20w-50 dan yang membedakan adalah oli pelumas ini sedikit lebih encer dan lebih cepat berubah sesuai dengan suhu daripada 20w-50.

SAE 10W-40
Menunjukkan oli mesin dapat bertahan sampai dengan kondisi suhu dingin -20 c sampai dengan -25 c. jenis oli ini lebih encer daripada ketiga oli pelumas diatas. oli pelumas ini dapat mengirit bbm tetapi kurang cocok untuk mesin kendaraan kita terutama jika kita berada di kota Jakarta.

SAE 5W-30
Oli kelas ini ditujukan untuk pemakaian daerah dingin, mudah untuk cranking atau proses starter engine. Oli ini juga didesign memiliki potensi untuk melindungi elemen mesin dari wearing phenomena.

SAE 5W-20
Oli Multigrade dengan proteksi starter pada suhu dingin, dan menunjang effisiensi bahan bakar. oli ini memiliki sifat encer, oli jenis ini tidak semestinya dipakai kecuali apabila ada rekomendasi dari produsen mesin. Hal ini untuk menghindari wearing atau ausnya elemen mesin yang tidak cukup terproteksi dengan kekentalan oli kelas ini.

SAE 10W-30
Oli pelumas kelas ini memiliki kekentalan lebih pekat dari SAE 5w-30 untuk daerah dingin serta tetap memiliki potensi untuk melindungi elemen mesin.

SAE 10W-40
Oli pelumas multigrade yang ditujukan untuk melindungi elemen mesin terhadap perubahan suhu udara segala musim.

SAE 20W-50
Oli pelumas multigrade dengan tujuan untuk perlindungan mesin terhadap wearing phenomena, atau goresan terhadap elemen mesin. Didesign untuk pemakaian pada suhu mesin yang tinggi. Memiliki kemampuan kuat untuk membuat lapisan oli pada permukaan elemen mesin.

Sekian arti kode dari jenis-jenis varian oli pelumas yang ada diperdagangkan.

 

Kenali Ciri-Ciri Oli Bagus

ciri oli bagus

Salah satu fungsi oli Mesin adalah untuk melumaskan atau mengurangi keausan yang disebabkan adanya gesekan antar dua komponen mesin yang saling bergerak satu sama yang lain.Tidak sedikit Jenis Oli Bagus yang ditawarkan oleh para produsen Oli untuk para pemilik mobil. Banyak sekali varian oli bagus yang ditawarkan hingga para pemilik mobil pun kewalahan untuk menentukan varian oli yang diinginkan. Dari oli mesin sintetis, oli mesin mineral di kategorikan lagi menjadi oli untuk motor atau oli untuk mobil, tetapi yang paling penting adalah apakah oli tersebut termasuk oli bagus atau tidak.

Bagaimanakah kita mengetahui kalau oli yang akan kita beli itu termasuk oli bagus atau tidak ?

Banyak sekali ciri-ciri oli bagus, tetapi secara garis besar kita dapat mnegidentifikasi sebuah oli itu termasuk oli bagus jika oli tersebut memenuhi beberapa kriteria dibawah ini :

1. Kekentalan oli
Jika oli yang digunakan memiliki tingkat kekentalan yang pas maka dapat memeperpanjang usia mesin itu sendiri, sedangkan yang encer akan memperpendek usia mesin tetapi menunjang pada performa dan pengiritan mesin.

2. Kekentalan relatif stabil tanpa banyak terpengaruh temperatus sekelilingnya.
Akan menjadi sebuah masalah besar jika oli mesin yang kita gunakan tidak stabil dan terpengaruh oleh temperatur sekitar, karena seperti yang ktia ketahui bahwa temperatur sekitar tidaklah stabil sehingga jika mudah terpengaruh akan menyebabkan cepat rusaknya oli dan akan berakibat ke mesin.

3. Tidak menimbulkan karat
Oli yang digunakan harusnya mempermudah pergerakan komponen antar mesin dalam mesin itu sendiri sehingga dapat memaksimalkan kinerja pada mesin bukan malah menimbulkan karat pada mesin.

Pada umumnya ketiga hal diatas yang disebutkan saling berhubungan. jika tidak memilih kekentalan oli bagus yang cocok maka biasanya oli tersebut memiliki sifat yang mudah terpengaruh terhadap temperatur sekitar dan terjadinya penurunan dan peningkatan temperatus yang cepat maka akan menyebabkan karat pada mesin yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja mesin itu sendiri dan akan memperpendek usia mesin.

 

Oli Mesin Yang Cocok Untuk Anda

oli mesin

Terdapat berbagai Jenis Oli Mesin yang ada, hingga kita kesulitan untuk menentukan oli mesin manakah yang cocok untuk mesin kendaraan kita. Pada umumnya, kegunaan dan fungsi dari setiap oli mesin itu adalah sama, yaitu sebagai bahan pelumas agar mesin dapat berjalan secara lancar, mulus dan bebas gangguan. Pada umumnya pemilihan jenis oli mesin jika sudah tepat dapat memperpanjang atau mengawetkan usia pakai sebuah mesin.

Secara garis besar terdapat 2 jenis oli mesin yaitu :

1. oli Mineral
Pada dasarnya oli mineral berbahan dasar minyak bumi yang telah diolah. Oli ini mempunyai asal-usul alam seperti alkaline dan cycparaffin. Oli Mineral biasanya jarang dipasarkan untuk masyarakat, dan digunakan untuk kendaraan militer dan pesawat jet.

2. oli Sintetis
Oli Sintetis terdiri atas Polyalphaolifins yang dihasilkan dari bagian terbersih hasil pemilahan oli mineral, yaitu gas. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mineral. Inilah mengapa oli sintetis bisa dicampur dengan oli mineral dan sebaliknya. Pada dasarnya, oli sintetis adalah hasil penelitian yang didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mineral.

Berdasarkan penjelasan singkat diatasĀ  jenis oli mesin apakah yang lebih cocok atau mungkin lebih bagus untuk mesin kita ?

Kedua jenis oli tersebut merupakan oli yang cocok untuk mesin kita tetapi pertanyaanya adalah seberapa cocok untuk mesin kita ? terdapat sebuah perbedaan yang sangat mencolok sekali antara kedua jenis oli ini yaitu, Molekul. Molekul yang terdapat pada oli sintetis cenderung sempurna dan sama dalam setiap ukurannya sedangkan pada oli mineral cenderung tidak rata dan kurang seimbang.

Alasan utama kenapa menggunakan oli mineral adalah untuk mengikis komponen mesin yang masih baru dan kaku menjadi halus dan dan rata, setelah mobil berumur barulah kita mengubah oli yang kita gunakan menjadi oli sintetis. Mobil yang diproduksi beberapa tahun belakangan ini sudah memiliki mesin yang cendrung halus sehingga jika menggunakan oli mesin jenis sintetis juga sudah cocok.